Tugas hafalan Keis sudah masuk ke surat Al-Buruj, selasa malam ba’da maghrib di rumah mbah uti seperti biasa Keis mulai menghafal diawali mengulang hafalan surat sebelum nya At-Thoriq. Di malam itu, Keis sudah menghafal 10 ayat surat Al-Buruj, meskipun di ayat ke-9 dan 10 masih tertatih-tatih.

image

Yang membuat saya terheran-heran, semalam berselang 2 malam Keis minta mengulang hafalannya dan saya bilang “OK mas, kita ulang surat Al-Buruj nya sampe ayat 10 ya”, dan Keis pun protes ” Loh.. Koq cuma sampe ayat 10, aku kan sudah sampai ayat 20 abiiiii…”.

Tercengang dan spontan saya cium pipi Keis, dan berkata “waaah keren… Mas Keis hebat banget udah nambah 10 ayat”.

image

Dan Keis pun tersenyum sambil memulai melantunkan ayat demi ayat surat Al-Buruj, hingga mulai tertatih-tatih di ayat ke-18 sampai 20, hanya butuh sedikit bantuan awal ayat, atau satu huruf ditengah dan selanjutnya Keis akan menyelesaikan hingga akhir ayat.

image

Keis punya kebiasaan yang unik, baik menghafal maupun belajar, ia lebih sering belajar dan menghafal dalam posisi berbaring, mungkin karena posisi ini dirasa paling nyaman olehnya. Kenyamanan saya rasakan sangat pengaruh dalam proses ini, baik kenyamanan posisi belajar maupun kenyamanan hati saat belajar.

Jika Keis nyaman, soal Matematika sesulit apapun bisa dikerjakan, demikian pula dengan hafalan Al-Qur’an, 10 ayat dalam 2 hari, kenyamanan Keis sangat terkait dengan kenyamanan diri saya saat mendampinginya belajar, kondisi ini saya berusaha menjaganya dengan memberikan trust dan suasana hati yang fun saat Keis belajar. (Dhy)

Advertisements