Sebulan yang lalu saya mendapat kesempatan untuk menjadi model di salah satu sesi pemotretan di Jakarta Selatan, sesi pemotretan kali ini komunitas tOekang poto mengeksplorasi pencahayaan menggunakan strobis, dengan menggunakan 2 buah flash, tripot dan yang pasti payung sebagai diffuser.

image

Satu buah flash dari arah belakang, dan satu buah flash dari arah kanan atas, hasilnya seperti foto di atas, liputannya sempat saya buatkan video singkat di akun YouTube saya.

Strobis bisa menjadi alternatif murah dan lebih praktis untuk sebuah pemotretan foto model, namun 2 hari terakhir saya mendapat kesempatan sesi pemotretan berikutnya di Bekasi Barat, kali ini menggunakan peralatan studio yang sangat mumpuni, back drop putih, tripot, reflektor termasuk diffuser kotak dan yang paling menggila ada lighting Golden Eagle yang sangat menakjubkan.

image

Dengan gaya seadanya saya sangat takjub dengan hasil foto yang saya lihat, setting picture style monochrome dengan sedikit adjust pada nilai Red Filter hasilnya seperti di atas.

Teringat arahan dari salah satu fotografer handal yang juga seorang pejabat di salah satu instansi negara “saya termasuk orang yang kurang suka moto model dengan cahaya yang melimpah, saya lebih suka yang low light, terlihat lebih dramatis dan nyeni”, jadilah setting lighting Golden Eagle pada kekuatan 1/16, satu lampu pada sisi kiri saya.

image

Biar agak serem, ganti kostum, setting lighting di 1/32 muka rada galak, jadilah seperti foto di atas. Masih dari arahan pejabat yang sama, batas maksimal setting shutter speed pada sesi foto menggunakan lighting adalah 1/250 detik, namun kali ini saya menggunakan F2.8, dengan shutter speed 1/165 detik, karena saat setting speed 1/200 detik terlihat ada bayangan hitam pada sisi kiri saya.

image

Sebagai fotografer sangat disarankan banyak bergaul dengan fotografer lain, mendapatkan ilmu dan diskusi dalam sesi pemotretan adalah bonus, tapi yang terpenting, dengan menjaga komunikasi dan hubungan baik dengan fotograferain, akan memberikan banyak peluang kepada kita untuk bisa sering honta ganti Profile Picture. Thanks to Ahdiar fotografer gondrong yang hobi ke Korea. (Dhy)

Advertisements