Alhamdulillah dapet kiriman lagi dari seorang temen yang hobinya jalan-jalan sambil kerja, kali ini dibawain sebungkus kopi asal Lampung yang dikemas dengan brand El’s Coffee.

image

Packing yang simple tapi sangat menarik perhatian. Packing terbuat dari kertas yang dilapisi aluminium foil di dalamnya, mudah-mudahan bungkus kertasnya hasil dan bisa di daur ulang. Ada lubang sniff dan model zipper jadi aman setelah dibuka, lumayan bisa menahan aroma dan rasa.

Sesaat setelah menggunting bungkusnya, saya hirup aroma bubuk kopi, aroma yang sangat wangi untuk jenis Robusta, sedikit tercium aroma fruity agak keasaman yang biasanya manjadi ciri khas kopi Arabica medium roasting, aroma yang unik untuk jenis Robusta.

image

Karena nge-brew di kantor, jadi ya menggunakan alat seadanya saja, itupun dengan menggunakan air panas dari dispenser, sesaat saya tunggu sampai lampu indikator warna merah di dispenser mati untuk memastikan air sudah panas.

Saat diseduh aroma kopi ini sangat akrab di hidung, mirip-mirip wangi kopi sachet terkenal di Indonesia, sangat menyegarkan. Saya diamkan selama sekitar 4 menit, tanpa diaduk, dan ternyata kopi ini meninggalkan banyak ampas di bagian atas sehingga harus saya bersihkan menggunakan sendok, beda hal dengan Kopi Bukit Tinggi yang sangat bersih.

Sruputan pertama sangat berkesan, dengan body yang terasa light, namun bitter akan mulai terasa pada after taste, dan bitter pada sruputan akhir terasa lebih panjang dibanding saat awal kopi di seduh, namun bitter saya rasakan masih tidak mengganggu, masih di bawah tingkat bitter dari beberapa kopi Bali yang pernah saya cicipi.

Flavour lebih cenderung terasa cocoa, acid bisa dibilang tidak ada, sebagaimana karakter kopi Robusta pada umumnya, dan terakhir kadar caffein di dalamnya sepertinya cukup tinggi. (Dhy)

Advertisements